Padang — Universitas Mercubaktijaya (UMCB) melaksanakan kegiatan Program Mahasiswa Berdampak Pemulihan Bencana Kemendiktisaintek 2026 dengan melakukan aksi bersih lingkungan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, pada Selasa 14 April 2026
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sivitas akademika UMCB dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan lingkungan. Mahasiswa bersama tim universitas turun langsung melakukan pembersihan area yang terdampak banjir guna membantu mempercepat proses pemulihan.
Selain itu, UMCB juga menyalurkan bantuan berupa oven gas kepada Rumah Produksi Fakri Bakery, salah satu pelaku usaha masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menghidupkan kembali aktivitas produksi yang sempat terhenti akibat bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Rektor Universitas Mercubaktijaya, Ises Reni, S.Kp., M.Kep, didampingi Wakil Rektor I Mitayani, S.ST., M.Biomed., Ph.D, Wakil Rektor II Eka Putri Primasari, SKM., M.Kes, serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Yani Maidelwita, SKM., M.Biomed., Ph.D, bersama mahasiswa pelaksana program.
Rektor UMCB, Ises Reni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata dan membantu masyarakat untuk bangkit kembali setelah terdampak bencana,” ujarnya.
Melalui program ini, UMCB tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam memberikan solusi nyata di tengah masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mempercepat pemulihan serta meningkatkan kembali produktivitas masyarakat setempat.
Program Mahasiswa Berdampak menjadi salah satu wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi pemulihan pascabencana.