Padang – Program Studi S1 Logistik, Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Mercubaktijaya (UMCB), menyelenggarakan Kuliah Pakar bertema “Strategi Pengelolaan Jaringan Logistik dan Implementasi Regulasi dalam Mendukung Daya Saing Industri Logistik Indonesia” pada Kamis , 30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya program studi dalam memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang terhubung langsung dengan dunia industri.

Kuliah pakar menghadirkan Ahmad Junaidi, S.E., Main Branch Head JNE Padang, sebagai narasumber. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Program Studi S1 Logistik, Yovita Yulia M. Zai, S.E., M.T., Sekretaris Program Studi S1 Logistik, Rahmi M. Nur, M.T., jajaran dosen, serta mahasiswa Program Studi S1 Logistik.

Dalam pemaparannya, Ahmad Junaidi menjelaskan bahwa industri logistik nasional terus mengalami perkembangan yang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan distribusi barang, pertumbuhan perdagangan digital, dan kemajuan teknologi informasi. Kondisi tersebut menuntut perusahaan logistik untuk memiliki sistem pengelolaan jaringan distribusi yang efisien, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan yang cepat serta berkualitas.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan jaringan logistik tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memahami manajemen rantai pasok (supply chain management), regulasi yang berlaku, serta strategi operasional yang efektif dalam mendukung kelancaran distribusi barang.

“Industri logistik saat ini berkembang sangat dinamis. Selain menguasai teknologi digital, calon profesional logistik juga harus memahami regulasi, mampu menganalisis kebutuhan pasar, serta memiliki kemampuan mengelola jaringan distribusi yang efisien agar dapat meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan global,” ujar Ahmad Junaidi.

Dalam kuliah pakar tersebut, narasumber juga mengulas implementasi regulasi di sektor logistik, strategi optimalisasi distribusi, pengelolaan operasional perusahaan jasa pengiriman, serta tantangan yang dihadapi industri logistik di era transformasi digital. Mahasiswa memperoleh gambaran mengenai penerapan sistem logistik modern yang berorientasi pada efisiensi, kecepatan layanan, dan kepuasan pelanggan.

Suasana kuliah berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Berbagai pertanyaan diajukan terkait perkembangan industri logistik nasional, digitalisasi layanan ekspedisi, inovasi dalam pengelolaan distribusi, hingga peluang karier bagi lulusan logistik di berbagai sektor industri.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mercubaktijaya kembali menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan industri. Kolaborasi bersama praktisi menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang bertujuan menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap berkontribusi dalam meningkatkan daya saing industri logistik Indonesia di tingkat nasional maupun global.