Padang – Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kesehatan dan Sains Universitas Mercubaktijaya (UMCB), menyelenggarakan Kuliah Pakar bertema “Transformasi Keperawatan Paliatif Masa Kini: Integrasi Terapi Komplementer, Digital Health, dan Patient Centered Care” sebagai upaya memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan pelayanan kesehatan di era digital.
Kegiatan ini menghadirkan Ibaad Indra, M.Kep., Sp.Kep.Onk., perawat onkologi dari RSUP Dr. M. Djamil Padang, sebagai narasumber. Melalui pemaparan yang komprehensif, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan praktik keperawatan paliatif yang kini mengedepankan pendekatan holistik dengan memanfaatkan teknologi digital, terapi komplementer, serta pelayanan yang berpusat pada kebutuhan pasien (patient centered care).
Dalam materinya, Ibaad Indra menjelaskan bahwa pelayanan keperawatan paliatif tidak hanya berfokus pada penanganan gejala penyakit, tetapi juga mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual pasien. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan telah membuka peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat koordinasi antarprofesi, serta memperluas akses pasien terhadap layanan keperawatan yang berkesinambungan.
“Perkembangan teknologi kesehatan harus diimbangi dengan kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan yang tetap mengedepankan empati, komunikasi terapeutik, dan kebutuhan individual pasien. Integrasi digital health bukan menggantikan sentuhan kemanusiaan, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan paliatif yang lebih efektif, efisien, dan berpusat pada pasien,” ujar Ibaad Indra.
Selain membahas konsep digital health, narasumber juga mengulas pemanfaatan terapi komplementer sebagai bagian dari pendekatan holistik dalam keperawatan paliatif. Mahasiswa diajak memahami bagaimana terapi pendukung dapat membantu meningkatkan kenyamanan pasien, mengurangi keluhan, serta mendukung kualitas hidup pasien dan keluarganya selama menjalani proses perawatan.
Suasana kuliah pakar berlangsung interaktif. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan keperawatan paliatif di rumah sakit, tantangan pelayanan di era digital, hingga pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mercubaktijaya dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja. Melalui kolaborasi dengan praktisi, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif sehingga mampu menghubungkan teori dengan praktik pelayanan kesehatan di lapangan.
Universitas Mercubaktijaya terus berupaya menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap transformasi sistem kesehatan. Melalui penyelenggaraan kuliah pakar seperti ini, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi klinis, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan dalam memberikan pelayanan keperawatan yang humanis, berbasis bukti (evidence-based practice), dan berorientasi pada kebutuhan pasien di era pelayanan kesehatan digital.