Padang – Program Studi S1 Pendidikan Khusus Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Mercubaktijaya menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Pendidikan Inklusif dalam Konteks Keberlanjutan dan Pembangunan Global”, Jumat (13/2/2026). Kegiatan dilaksanakan secara Zoom Meeting dari Ruang Rapat Gedung A dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen di lingkungan program studi.

Kuliah pakar ini menghadirkan Asrorul Mais, ST., S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor III Universitas PGRI Argopuro Jember sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pendidikan inklusif memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

Menurutnya, pendidikan inklusif tidak hanya berfokus pada pemberian akses bagi seluruh peserta didik, tetapi juga pada penciptaan sistem pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap keberagaman. Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat inovasi dan riset di bidang pendidikan khusus sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan global.

Kegiatan tersebut dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Sosial dan Bisnis, Dian Febrida, S.SiT., M.Keb. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa tema yang diangkat relevan dengan tantangan pendidikan masa kini, khususnya dalam mewujudkan sistem pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pendidikan inklusif merupakan bagian penting dari komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan akademik yang setara dan berkeadilan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki wawasan global serta kesiapan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait implementasi pendidikan inklusif dalam konteks kebijakan, kurikulum, serta praktik pembelajaran di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Pendidikan Khusus Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Mercubaktijaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas akademik serta kontribusi nyata terhadap pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.