Padang — Universitas Mercubaktijaya secara resmi membuka Program Mahasiswa Berdampak bertajuk “Pemulihan Layanan Kesehatan dan Gizi Anak Sekolah Dasar melalui Mitra dan Pendampingan Usaha Bakery Sehat Pascabencana” pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di SDN 17 Gurun Lawas Kota Padang.

Program ini merupakan wujud komitmen Universitas Mercubaktijaya dalam mendukung pemulihan layanan kesehatan dan pemenuhan gizi anak usia sekolah dasar di wilayah terdampak bencana, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan usaha bakery sehat sebagai mitra berkelanjutan.

Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Mercubaktijaya, Mitayani, S.SiT., M.Biomed, Wakil Rektor II Eka Putri Primasari, SKM., M.Kes, Kepala LPPM Universitas Mercubaktijaya, Yani Maidelwita, S.KM., M.Biomed, beserta tim, Lurah Gurun Laweh, Novi Sovian Linda, S.AP, Kepala SDN 17 Gurun Lawas, Gusnawan Mahendra, M.Pd, Bidan Astri selaku Penanggung Jawab Pustu Kampung Koto Gurun Laweh, Ibu Eva selaku Mitra Fakhry Bakery, serta Tim Mahasiswa Kampus Berdampak Universitas Mercubaktijaya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Mercubaktijaya menyampaikan bahwa Program Mahasiswa Berdampak tidak hanya berfokus pada pemulihan layanan kesehatan dan peningkatan gizi anak sekolah, tetapi juga mengintegrasikan peran mahasiswa dalam pendampingan usaha bakery sehat guna mendukung keberlanjutan program pascabencana.

Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Mercubaktijaya menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang melibatkan mahasiswa secara aktif untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Pihak kelurahan dan sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut serta berharap kolaborasi antara Universitas Mercubaktijaya, tenaga kesehatan, mitra usaha, dan masyarakat dapat terus berlanjut dalam upaya meningkatkan kesehatan dan gizi anak di wilayah Gurun Lawas.

Melalui pembukaan Program Mahasiswa Berdampak ini, Universitas Mercubaktijaya menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, peduli, dan berkomitmen dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan layanan kesehatan dan gizi anak pascabencana.