Padang — Universitas Mercubaktijaya (UMCB) secara resmi meluncurkan Program Cahayo Surau Gadang (Cahayo Surga) dalam rangkaian puncak peringatan Dies Natalis ke-2, sebagai implementasi nyata program Kampus Berdampak yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Launching program tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di Auditorium MERCUBAKTIJAYA, dengan Kecamatan Nanggalo sebagai wilayah sasaran program, khususnya di Kelurahan Surau Gadang.
Program Cahayo Surau Gadang merupakan program pengabdian masyarakat terintegrasi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat melalui sinergi perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan. Program ini terdiri atas enam kegiatan utama, yaitu:
Surau Gadang Fit, berfokus pada peningkatan kesadaran dan kebugaran masyarakat melalui aktivitas fisik teratur serta edukasi gizi.
Keluarga Cerdas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Digital, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik keluarga dalam pemenuhan gizi dan kesehatan ibu dan anak berbasis teknologi digital.
Literasi Kesehatan Masyarakat, sebagai upaya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pencegahan penyakit dan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pendampingan Kesehatan Ibu dan Anak, melalui edukasi dan monitoring kesehatan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Remaja dan Keluarga, dengan pendekatan edukatif untuk membangun ketahanan keluarga dan generasi muda yang sehat dan produktif.
Penguatan Lingkungan Sehat Berbasis Masyarakat, melalui kolaborasi civitas akademika dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan launching ini ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas antara Rektor Universitas Mercubaktijaya, Ibu Ises Reni, S.Kp., M.Kep, dengan Lurah Kelurahan Surau Gadang, yang disaksikan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah X serta Camat Nanggalo.
Rektor Universitas Mercubaktijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Cahayo Surau Gadang merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak langsung kepada masyarakat. “Melalui program ini, Universitas Mercubaktijaya tidak hanya hadir sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah X mengapresiasi langkah Universitas Mercubaktijaya dalam mengimplementasikan konsep Kampus Berdampak secara konkret dan berkelanjutan, serta mendorong kolaborasi aktif antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Dengan diluncurkannya Program Cahayo Surau Gadang, Universitas Mercubaktijaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan pendidikan tinggi yang berdampak dan berkelanjutan.