Padang — Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Mercubaktijaya menyelenggarakan Kuliah Umum dan Mini Workshop bertema “Sociopreneur Berkelanjutan Membangun Bisnis Muda yang Berdampak dan Kompetitif di Era Digital” pada Jumat, 12 Desember 2025 di Auditorium Mercubaktijaya. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan BPC HIPMI Padang dan BPD HIPMI Sumbar sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang bisnis dan kewirausahaan.
Acara menghadirkan dua narasumber dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), yakni Ir. Armijal, ST., M.Eng., CRP dari HIPMI Sumbar dan Ferri Achmad Effindri, M.Kom dari HIPMI Padang. Keduanya memaparkan berbagai perspektif mengenai pentingnya membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan dampak sosial serta mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi digital.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Mercubaktijaya yang juga Dekan Fakultas Sosial dan Bisnis, Mitayani, S.ST., M.Biomed., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa penguatan karakter sociopreneur di kalangan mahasiswa penting dilakukan sebagai bagian dari upaya membentuk lulusan yang adaptif, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial.
Turut hadir pula Wakil Rektor II, Eka Putri Primasari, SKM., M.Kes, yang memberikan dukungan terhadap program pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kerja sama strategis dengan mitra eksternal, termasuk HIPMI sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha muda.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai peluang dan tantangan membangun bisnis di era digital, termasuk pentingnya inovasi, keberlanjutan, dan orientasi pada solusi sosial. Kuliah umum dan workshop ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi young sociopreneurs dari Universitas Mercubaktijaya yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan sesi mini workshop yang dibagi beberapa kelompok, untuk menampilkan pemikiran dari mahasiswa dan dosen tentang ide mengenai wirausaha yang nantinya akan coba mereka buka dikemudian hari. Mini workshop berlangsung antusias dan menjadi wadah bertukar ide terkait pengembangan bisnis muda yang berkelanjutan.